Jam baru menunjukkan pukul 5 sore. Tapi suasana di depan kantor Trans.corp sudah rame banget. Padahal acara Konser Kemerdekaan yang rencananya akan digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke-62 baru akan dimulai pukul 8 malam. Suasana tambah riuh dengan gonggongan anjing pelacak yang tak henti-hentinya menyalak, seakan ikut memberi salam atas kehadiran para tamu baik yang diundang maupun tak diundang. Hari itu pihak Trans memang sengaja menyiapkan pertahanan 2 lapis untuk jaga-jaga. Maklum saja, selain PADI, konser kali ini dihadiri juga sama IWAN FALS. Siapa tak kenal sama Abang yang satu ini, konsernya diminati baaaanyak fans yang tergabung dalam komunitas OI.
Sebelum acara dimulai, beberapa personil PADI, Crew dan Manajemen terlihat mondar-mandir di kantin yang berada di basement Gedung Bak Mega yang masih satu area. Sebelum bekerja, perut juga harus penuh dong..demi menjaga stamina. Hehe….
Konser malam itu diadakan di halaman gedung Trans, disiarkan langsung oleh Trans Tv dan Trans7. Tidak semua halaman dipakai untuk acara, hanya sedikit ruang di depan lobby. Untuk masuk ke area tersebut, ada penjagaannya juga. Awalnya memang terbatas yang bisa masuk, tapi sepertinya lama kelamaan semua yang diluar boleh masuk. Begitu acara akan dimulai, venue menjadi penuh sesak. Beberapa bahkan tidak tahan lagi untuk segera menyingkir kebelakang.
Untung saja Bang Iwan yang kebagian perform diawal menyanyikan lagu “Padamu Negeri” yang lumayan menenangkan, hingga penonton lumayan terkendali. Tapi pas lagu Bento dinyanyikan, beuuuu..jangan ditanya deh! Semuanya bergoyang heboh. Untung saja ga’ ada yang moshing.
Untuk PADI sendiri, malam itu kebagian membawakan 3 buah lagu. Satu lagu berkolaborasi dengan Iwan Fals yaitu “Belum ada Judul”, satu lagu “Syukur”, dan rame-rame semua pendukung acara menyanyikan lagu “Negeriku” yang sempat dipopulerkan almarhum Chrisye.
Sebelum acara dimulai, Floor Director (FD) beberapa kali menyemangati penonton agar disaat acara nanti terlihat semangat dan heboh. Sambil beberapa kali menyebutkan nama beberapa pengisi acara. Seperti : Iwan Fals, Ruth Sahanya, Kerispatih, Letto, Bunga Citra Lestari, Inul, dll. Awalnya, nama PADI tuh lupa aja disebut. Tapi lama-lama mereka mungkin nyadar, akhirnya nama PADI disebut juga. Sontak saja semua pada heboh tepok tangan. Duh, kasian…mungkin mereka pada kangen kali yah sama PADI. Lama kaleee ga’ manggung di Jakarta!
Waktu PADI bawain lagu “Belum Ada Judul”, semua pada heboh tepuk tangan. Palagi malam itu mas-mas kita tampil keren dan rapih banget, ada yang pake jas segala! Tumben..!
kalo mas Ari, biar malem, tetep aja tuh kacamatanya ga dilepas. Hehe…ga gelap mas! Tepuk tangan tambah riuh pas di bait kedua Bang Iwan muncul. Jadilah kolaborasi manis itu teramat istimewa. Ini bukan kali pertama mereka kolaborasi, tapi tetep aja aura-nya berasa beda. Oh ya, sebelum acara, mereka berdua juga sempet latihan bareng di studio. Btw, kira-kira mas fadly masih grogi ga yah kolabs sama Bang Iwan. Hehe…
Di kesempatan kedua, PADI tampil membawakan lagu “Syukur” yang bikin merinding itu. Bajunya juga sudah serasi banget deh, bernuansa merah putih. Dengan kostum Timnas sepakbola Indonesia, lengkap dengan lambang Burung Garuda di dada kanan. Gagah beneeeeeer ! FYI, waktu pertandingan Indonesia vs Korea tempo lalu d Piala Asia, ada juga personil PADI dan Crew yang ikut nonton ke Senayan loh. Nasionalisme mereka ga’ cuma di lagu aja ternyata.
Sayang banget PADI Cuma tampil full di 2 lagu itu. Tapi itu masih mending sih, dibanding artis lainnya yang cuma kebagian nyanyi satu lagu aja (Terkecuali bang Iwan yah…). Sudah begitu, iklannya banyak banget. Kalau di Tv bisa pindah channel, untungnya liat live ga bete juga. Ada games yang dipandu sama pengisi acara Extravaganja. Kocak-kocak permainanya, dengan tidak lupa menyelipkan hal-hal yang berbau nasionalisme. Diantara, jago-jagoan hafal teks pembukaan UUD 1945. Wah, kalo yang udah lama ga’ sekolah sih mungkin sudah lupa lagi. Tapi ternyata yang nonton juga pinter-pinter kok… buktinya? masih ada yang lumayan hapal.